Sahrullah, anggota DPRD Serang dan juga sekretaris DPC PPP Kota Serang menyatakan, akan menjadikan Syaiful Jamil, penyanyi dangdut asal Desa Sayar Kota Serang menjadi wakil walikota Serang. Hal itu dikatakan terkait semakin dekatnya Pemilihan Walikota Serang 2008.
Selain Syaiful, Partai berlambang ka’bah ini juga akan mendekati Adi Bing slamet, artis dan penyanyi kawakan keturuna Desa Kaujon Serang. Pencalonan kedua nama tersebut menurut Sahrul, tidak bertentangan dengan aturan partai. PPP sendiri sudah membuat tim penjaringan bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Serang dan sudah dikeluarkan SK-nya, nomor 0004 / KPTS/DPC-PPP/ III/2008.
Untuk sementara, PPP sudah memantau beberapa nama yang akan dicalonkan menjadi wakil walikota Serang. Dari Kalangan Birokrasi, Politisi serta aktivis. Dari kalangan Birokrasi, Kabag Hukum Pemda Serang, Bustomi dan Sulchi Khoir serta Asda I Kosasi. Sementara dari politisi yang layak dicalonkan menurut PPP adalah Udja Dianda dan dari kalangan aktivis adalah Martin Sarkowi.
PPP juga sudah mengadakan pendekatan dengan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam penjaringan nanti, PPP akan terbuka dan sangat demokrasi, karena menurut Sahrullah, dengan cara yang sangat demokrasi maka akan terwujud pimpinan yang bisa mewakili rakyat kota Serang.
(www.bantenlink.com)
Senin, 07 April 2008
Minggu, 23 Maret 2008
Penyimpangan Rehibilitasi SD-SMP di Serang
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) No 25/LHP/XVIII. JKT-XVIII. JKT.6/02/ 2008 menyatakan, telah terjadi penyimpangan pendistribusian bantuan rehabilitasi Ruang Kelas (RK) dan bantuan pembangunan RK untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2006-2007.
Menurut BPK, penyimpangan itu berupa adanya 28 SMP Negeri dan Swasta yang menerima kedua jenis bantuan tersebut. Sehingga tujuan bantuan rehabilitas dan pembangunan RK menjadi tidak merata dan tidak tepat sasaran. Tahun 2006, Kabupaten Serang mendapatkan bantuan pembangunan 146 ruang kelas dari APBN dengan nilai Rp. 9,1 miliar. Pembangunan RK didistribusikan pada 54 SMP Negeri dan Swasta. Sedangkan untuk bantuan Rehabilitasi RK, Kabupaten Serang mendapatkan bantuan sebesar Rp135 juta bagi 9 SMP Negeri.
Tahun 2007, Serang mendapatkan bantuan pembangunan RK sebesar Rp7,6 miliar untuk 54 SMP Negeri dan Swasta. Sedangkan bantuan rehabilitasi RK, Serang mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 miliar untuk 13 SMP Negeri dan Swasta. Total penerima bantuan pembangunan RK tahun 2006-2007 adalah 108 SMP Negeri dan Swasta, sedangkan total penerima bantuan rehabilitasi RK tahun 2006-2007 adalah 22 SMP Negeri dan Swasta. Sayangnya, ada 28 SMP Negeri dan Swasta menerima kedua jenis bantuan tersebut.
Selain penerimaan kedua jenis bantuan itu, BPK juga menyebutkan adanya ketidaksesuaian nama SMP Negeri dan Swasta yang tercantum dalam pengajuan dan penetapan pembangunan atau rehabilitasi RK. Keterlambatan kegiatan rehabilitas RK dan pembangunan RK.
Yahya Sholeh, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Serang mengatakan, dalam kegiatan pembangunan dan rehabilitasi RK, tidak ada double anggaran. Karena 28 SMP Negeri dan Swasta itu menerima 2 jenis anggaran untuk 2 jenis kegiatan. Sedangkan yang disebut dengan double anggaran adalah menerima 2 anggaran untuk 1 jenis kegiatan. Yahya yakin, temuan BPK itu bukan penyimpangan dan pihaknya dapat mempertanggungjawab kan penggunaan bantuan rehabilitasi dan pembangunan RK.
Menurut BPK, penyimpangan itu berupa adanya 28 SMP Negeri dan Swasta yang menerima kedua jenis bantuan tersebut. Sehingga tujuan bantuan rehabilitas dan pembangunan RK menjadi tidak merata dan tidak tepat sasaran. Tahun 2006, Kabupaten Serang mendapatkan bantuan pembangunan 146 ruang kelas dari APBN dengan nilai Rp. 9,1 miliar. Pembangunan RK didistribusikan pada 54 SMP Negeri dan Swasta. Sedangkan untuk bantuan Rehabilitasi RK, Kabupaten Serang mendapatkan bantuan sebesar Rp135 juta bagi 9 SMP Negeri.
Tahun 2007, Serang mendapatkan bantuan pembangunan RK sebesar Rp7,6 miliar untuk 54 SMP Negeri dan Swasta. Sedangkan bantuan rehabilitasi RK, Serang mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 miliar untuk 13 SMP Negeri dan Swasta. Total penerima bantuan pembangunan RK tahun 2006-2007 adalah 108 SMP Negeri dan Swasta, sedangkan total penerima bantuan rehabilitasi RK tahun 2006-2007 adalah 22 SMP Negeri dan Swasta. Sayangnya, ada 28 SMP Negeri dan Swasta menerima kedua jenis bantuan tersebut.
Selain penerimaan kedua jenis bantuan itu, BPK juga menyebutkan adanya ketidaksesuaian nama SMP Negeri dan Swasta yang tercantum dalam pengajuan dan penetapan pembangunan atau rehabilitasi RK. Keterlambatan kegiatan rehabilitas RK dan pembangunan RK.
Yahya Sholeh, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Serang mengatakan, dalam kegiatan pembangunan dan rehabilitasi RK, tidak ada double anggaran. Karena 28 SMP Negeri dan Swasta itu menerima 2 jenis anggaran untuk 2 jenis kegiatan. Sedangkan yang disebut dengan double anggaran adalah menerima 2 anggaran untuk 1 jenis kegiatan. Yahya yakin, temuan BPK itu bukan penyimpangan dan pihaknya dapat mempertanggungjawab kan penggunaan bantuan rehabilitasi dan pembangunan RK.
Selasa, 18 Maret 2008
Wisata Pantai Banten
Pantai menjadi pilihan banyak kalangan sebagai tempat berlibur. Karena itu, tidak salah jika pantai menjadi salah satu objek wisata andalan Banten, propinsi yang memiliki pantai-pantai yang indah. Pantai Anyer, Pantai Carita, dan Pantai Tanjung Lesung menjanjikan pengalaman liburan yang berkesan.
Pantai Anyer, memiliki daya tarik menara mercusuar yang dibangun tahun 1885. Menara ini terletak di tepi jalan raya yang menghubungkan Pantai Anyer dengan Pantai Carita. Karena daya tariknya, sepanjang pantai di sekitar menara sering digunakan untuk perlombaan memancing setiap tahunnya.
Pantai Anyer dilengkapi fasilitas rekreasi dan akomodasi yang cukup lengkap. Mulai dari resort wisata Mambruk, Hotel Sol Elite Marbella dan Krakatau Country Club. Fasilitas yang disediakan antara lain sarana olahraga, restoran, pemandian air laut yang bersih, motor boat dan peralatan selam dengan pelayanan ekslusif.
Tidak hanya itu, di sini banyak terdapat rumah makan dan warung-warung sederhana yang terletak di sepanjang pantai. Selain menyediakan makanan, warung ini menyediakan berbagai macam souvenir.
Lain halnya dengan Pantai Carita yang memiliki panorama alam nan indah, dengan kontur landai dan ombak kecil. Sepanjang pantai kerap kali menjadi tempat berbagai atraksi wisata, contohnya adalah Festival Krakatau. Panorama dan pemandangan alam yang indah juga dapat ditemui di Pantai Tanjung Lesung. Dengan pasir putih, kondisi air tenang dan jernih, serta gugusan karang yang unik.
Pantai ini terletak di sebelah barat Pandeglang. Bagian utara merupakan daerah perbukitan yang tidak begitu curam. Di bagian ini terdapat bagian laut yang menjorok ke pantai dan membentuk lagoon. Yaitu bagian air laut yang berbentuk seperti danau dengan luas 12 hektar dan kedalaman mencapai lima meter dengan kondisi air yang tenang.
Dengan suasana dan kondisi tersebut, kawasan wisata andalan Kabupaten Pandeglang ini cocok untuk kegiatan olahraga air. Seperti snorkling, diving dan jetski. (republika)
Pantai Anyer, memiliki daya tarik menara mercusuar yang dibangun tahun 1885. Menara ini terletak di tepi jalan raya yang menghubungkan Pantai Anyer dengan Pantai Carita. Karena daya tariknya, sepanjang pantai di sekitar menara sering digunakan untuk perlombaan memancing setiap tahunnya.
Pantai Anyer dilengkapi fasilitas rekreasi dan akomodasi yang cukup lengkap. Mulai dari resort wisata Mambruk, Hotel Sol Elite Marbella dan Krakatau Country Club. Fasilitas yang disediakan antara lain sarana olahraga, restoran, pemandian air laut yang bersih, motor boat dan peralatan selam dengan pelayanan ekslusif.
Tidak hanya itu, di sini banyak terdapat rumah makan dan warung-warung sederhana yang terletak di sepanjang pantai. Selain menyediakan makanan, warung ini menyediakan berbagai macam souvenir.
Lain halnya dengan Pantai Carita yang memiliki panorama alam nan indah, dengan kontur landai dan ombak kecil. Sepanjang pantai kerap kali menjadi tempat berbagai atraksi wisata, contohnya adalah Festival Krakatau. Panorama dan pemandangan alam yang indah juga dapat ditemui di Pantai Tanjung Lesung. Dengan pasir putih, kondisi air tenang dan jernih, serta gugusan karang yang unik.
Pantai ini terletak di sebelah barat Pandeglang. Bagian utara merupakan daerah perbukitan yang tidak begitu curam. Di bagian ini terdapat bagian laut yang menjorok ke pantai dan membentuk lagoon. Yaitu bagian air laut yang berbentuk seperti danau dengan luas 12 hektar dan kedalaman mencapai lima meter dengan kondisi air yang tenang.
Dengan suasana dan kondisi tersebut, kawasan wisata andalan Kabupaten Pandeglang ini cocok untuk kegiatan olahraga air. Seperti snorkling, diving dan jetski. (republika)
Sabtu, 01 Maret 2008
Jalan Menuju Anyer Rusak Parah
Jalan menuju kawasan wisata Anyer, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, kondisinya rusak parah dan sepanjang jalan terdapat lubang yang cukup dalam. Jalan yang menghubungkan Cilegon-Anyer ini merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Anyer dan Carita, Kecamatan Labuan, Pandeglang, selain melalui jalur alternatif lewat Cinangka, Serang, dan Pandeglang.
Jalan nasional ini sering rusak. Terkadang diperbaiki, tetapi daya tahan jalan tidak berlangsung lama karena pengerjaannya tidak berkualitas. Padahal, selain jalur wisata, jalan Cilegon-Anyer itu sering dilalui kendaraan berat berupa truk karena di sekitar kawasan Cigading, Kecamatan Ciwandan, Cilegon terdapat sejumlah pabrik besar. Kondisi jalan di wilayah Ciwandan, Cilegon ini sangat jelek dan rentan terjadi kecelakaan. Sebab, kondisi jalan berlubang dan kedalamannya mencapai 30 sentimeter.
Lebih parahnya lagi, sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum di kawasan itu tidak berfungsi. Pada musim hujan, kondisi jalur wisata itu sangat becek, karena air tergenang di lubang-lubang yang terdapat di badan jalan. Sementara kalau musim kemarau tiba, jalan itu penuh debu sehingga sangat mengganggu pengguna kendaraan. Keseriusan pemerintah untuk memperbaiki infrakstuktur jalan sangat lemah. Padahal, berkembang tidaknya kawasan wisata di Anyer, bergantung dari akses jalan yang memadai.
Jalan nasional ini sering rusak. Terkadang diperbaiki, tetapi daya tahan jalan tidak berlangsung lama karena pengerjaannya tidak berkualitas. Padahal, selain jalur wisata, jalan Cilegon-Anyer itu sering dilalui kendaraan berat berupa truk karena di sekitar kawasan Cigading, Kecamatan Ciwandan, Cilegon terdapat sejumlah pabrik besar. Kondisi jalan di wilayah Ciwandan, Cilegon ini sangat jelek dan rentan terjadi kecelakaan. Sebab, kondisi jalan berlubang dan kedalamannya mencapai 30 sentimeter.
Lebih parahnya lagi, sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum di kawasan itu tidak berfungsi. Pada musim hujan, kondisi jalur wisata itu sangat becek, karena air tergenang di lubang-lubang yang terdapat di badan jalan. Sementara kalau musim kemarau tiba, jalan itu penuh debu sehingga sangat mengganggu pengguna kendaraan. Keseriusan pemerintah untuk memperbaiki infrakstuktur jalan sangat lemah. Padahal, berkembang tidaknya kawasan wisata di Anyer, bergantung dari akses jalan yang memadai.
Senin, 18 Februari 2008
Selasa, 13 November 2007
Ketua KPU Banten Terancam Dibui Lagi
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten Tb Didi Hidayat Laksana dan Kabag Umum KPU Banten Gaos S Misbach terancam masuk bui lagi menyusul penetapan majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Banten, yang menerima permintaan perlawanan hukum (verset) dari jaksa penuntut umum (JPU). Penetapan diterimanya verset tersebut telah dikirimkan ke Pengadilan Negeri (PN) Serang pada 25 Oktober. Majelis hakim PT Banten juga memerintahkan PN Serang membuka kembali perkara dugaan korupsi logistik Pilkada Banten 2006 dan melanjutkan proses persidangan.
Sebelumnya, Didi dan Gaos mendekam di LP Serang sampai akhirnya menghirup udara bebas setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang menyatakan keduanya tidak cukup bukti melakukan tindakan pidana korupsi. Panitera Muda (Panmud) Pidana PT Banten Fery Ardiansyah mengatakan, putusan yang menerima verset jaksa diputuskan oleh majelis hakim yang diketuai Rosmala Sitorus didampingi Sudarman dan Robbah sebagai hakim anggota. Putusan majelis hakim ini dituangkan dalam putusan verset yang dibagi dalam dua berkas.
Untuk terdakwa Tb Didi Hidayat Laksana putusan verset-nya bernomor 80/PID/2007/ PT Btn, sedangkan Gaos nomor putusannya 81/PID/2007/ PT Btn. Kedua putusan itu turun pada tanggal 4 Oktober lalu. Dalam amar putusannya, majelis hakim PT Banten menyatakan menerima verset JPU dalam perkara tersebut. Dalam amar itu juga, hakim PT Banten sekaligus membatalkan putusan sela PN Serang bernomor 515/Pid.B/2007/ PN Srg untuk terdakwa Didi dan nomor 516/Pid.B/2007/ PN Srg untuk terdakwa Gaos yang dulu membuat keduanya bebas, karena surat dakwaan jaksa saat itu dianggap cacat hukum atau obscur libel.
Sebelumnya, Didi dan Gaos mendekam di LP Serang sampai akhirnya menghirup udara bebas setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang menyatakan keduanya tidak cukup bukti melakukan tindakan pidana korupsi. Panitera Muda (Panmud) Pidana PT Banten Fery Ardiansyah mengatakan, putusan yang menerima verset jaksa diputuskan oleh majelis hakim yang diketuai Rosmala Sitorus didampingi Sudarman dan Robbah sebagai hakim anggota. Putusan majelis hakim ini dituangkan dalam putusan verset yang dibagi dalam dua berkas.
Untuk terdakwa Tb Didi Hidayat Laksana putusan verset-nya bernomor 80/PID/2007/ PT Btn, sedangkan Gaos nomor putusannya 81/PID/2007/ PT Btn. Kedua putusan itu turun pada tanggal 4 Oktober lalu. Dalam amar putusannya, majelis hakim PT Banten menyatakan menerima verset JPU dalam perkara tersebut. Dalam amar itu juga, hakim PT Banten sekaligus membatalkan putusan sela PN Serang bernomor 515/Pid.B/2007/ PN Srg untuk terdakwa Didi dan nomor 516/Pid.B/2007/ PN Srg untuk terdakwa Gaos yang dulu membuat keduanya bebas, karena surat dakwaan jaksa saat itu dianggap cacat hukum atau obscur libel.
Banten, Belajarlah dari Malaka
Banten di ujung barat Pulau Jawa dan Malaka di pantai barat Semenanjung Malaka memiliki kesamaan sebagai situs sejarah dunia. Banten dan Malaka memiliki warisan Islam, Melayu, pertemuan bangsa-bangsa Barat, India, Tionghoa, dan perdagangan dunia di masa silam pada periode sekitar abad XV-XVIII.
Sejarah di Malaka telah menjadi sumber devisa dan salah satu ikon bangsa Malaysia. Begitu mudah menjangkau Malaka, sekitar 150 kilometer dari Kuala Lumpur. Setiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) kita dapat langsung menyewa mobil dan meluncur di jalan tol utara-selatan (North-South Highway). SIM Indonesia dapat digunakan di negara ASEAN.
Selama satu setengah jam berkendara, tiba di persimpangan Ayer Keroh (Air Keruh) dan sampailah kita di Malaka. Jalan mulus, seluruh rambu terpampang jelas, brosur tersedia cuma-cuma, pusat informasi dilayani oleh staf yang mampu berbicara dua atau tiga bahasa.
Pariwisata Malaka secara spesifik menjual serangkaian situs, seperti Stadhuys (Balaikota), Gereja ST Paul tempat Santo Fransiskus Xaverius dimakamkan, Museum Bahari dengan ikon sebuah Galleon Portugis, Museum Cheng Ho, pemukiman Eurasia, Pecinan, budaya campuran Tionghoa-Melayu yang dikenal sebagai kaum peranakan.
Permukiman dan bangunan tua gaya Victoria di Heeren Street (sekarang dinamai Jalan Tun Tan Cheng Lock) berikut seni kuliner yang hidup hingga kini menjadi jualan utama. Hasilnya: setiap hari tidak kunjung henti wisatawan asing memenuhi Malaka.
Variasi pengembangan wisata turut berjalan mengiringi wisata sejarah. Setiap akhir pekan, sejak Jumat-Minggu, berlangsung pasar malam di Kota Tua Malaka yang berlangsung hingga pukul 02.00 dini hari. Itulah kejayaan Malaka yang dibangun Parameswara, bangsawan dari Sumatera keturunan Majapahit dan kini dijual sebagai mesin penghasil devisa.
Banten lebih kaya
Sejatinya, seluruh Provinsi Banten dapat dikemas sebagai wisata sejarah. Banten Lama dengan kisahnya yang memikat tidak kalah dengan Malaka. Benteng Spelwijk, misalnya, jauh lebih besar dari A Famosa di Malaka atau Fort Cornwallis di Penang.
Menara Masjid Agung dan Menara Masjid Pecinan Tinggi dapat menjadi situs ziarah Islam dunia atau setidaknya regional. Situs sejenis ada di Gresik, Pattani, Thailand, pada sebuah masjid tanpa atap yang kini menjadi situs ziarah regional.
Kanal-kanal Banten Lama dapat dikemas menjadi wisata air, seperti di Amsterdam, Belanda, yang menjual Prinsen Gracht, Keizer Gracht, dan Heeren Gracht yang diapit bangunan tua. Kanal yang membelah Benteng Spelwijk, Wihara Awalokiteswara, Pabean, dan pelbagai kampung Banten Lama memiliki potensi serupa.
Lepas dari Banten Lama, terdapat situs Perang Dunia II di Teluk Banten. Pada pertempuran Laut Jawa babak akhir, HMAS Perth dan USS Houston tenggelam setelah bertempur dan sempat menenggelamkan sejumlah kapal pendarat pasukan Jepang. Pada situs serupa di sekitar perairan Surabaya-Pulau Bawean, secara berkala Angkatan Laut Belanda mengadakan tabur bunga.
Namun, tidak seperti di Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, dan negara-negara Pasifik, situs Perang Dunia II ini tidak dilestarikan dan dijadikan pusat wisata sejarah yang didatangi para veteran perang, sanak-keluarga, dan wisatawan asal negara yang terlibat dalam perang besar yang mengubah wajah dunia modern. Bangkai kapal USS Arizona yang tenggelam di Hawaii menjadi situs sejarah dan pusat wisata.
Belum lagi Jalan Pos Anyer Panarukan yang dibangun saat Nusantara di bawah Perancis. Titik "0" kilometer Pulau Jawa dimulai dari Menara Mertju Suar Anjer yang bertarikh 1885. Sejarah letusan Krakatau tahun 1883 yang terkenal di seluruh dunia juga dapat dijual dengan cerita dan bumbu yang menarik. Sebagai contoh, sebuah batu karang yang terangkat dari dasar laut akibat tsunami selepas letusan Krakatau dan terdampar di tengah daratan dekat Kantor Telkom Anyer dapat dijadikan lokasi wisata tersendiri.
Ikon lain yang tak kalah penting adalah wisata alam Ujung Kulon dengan badak cula satu yang tersisa di dunia. Perairan Selat Sunda, Pantai Anyer, Masyarakat Baduy. Selain itu, ikon masyarakat Banten secara keseluruhan sebagai "museum hidup" yang melestarikan warisan sejarah dan kebesaran leluhur mereka. (Iwan Santosa, Kompas, 8 November 2007 )
Sejarah di Malaka telah menjadi sumber devisa dan salah satu ikon bangsa Malaysia. Begitu mudah menjangkau Malaka, sekitar 150 kilometer dari Kuala Lumpur. Setiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) kita dapat langsung menyewa mobil dan meluncur di jalan tol utara-selatan (North-South Highway). SIM Indonesia dapat digunakan di negara ASEAN.
Selama satu setengah jam berkendara, tiba di persimpangan Ayer Keroh (Air Keruh) dan sampailah kita di Malaka. Jalan mulus, seluruh rambu terpampang jelas, brosur tersedia cuma-cuma, pusat informasi dilayani oleh staf yang mampu berbicara dua atau tiga bahasa.
Pariwisata Malaka secara spesifik menjual serangkaian situs, seperti Stadhuys (Balaikota), Gereja ST Paul tempat Santo Fransiskus Xaverius dimakamkan, Museum Bahari dengan ikon sebuah Galleon Portugis, Museum Cheng Ho, pemukiman Eurasia, Pecinan, budaya campuran Tionghoa-Melayu yang dikenal sebagai kaum peranakan.
Permukiman dan bangunan tua gaya Victoria di Heeren Street (sekarang dinamai Jalan Tun Tan Cheng Lock) berikut seni kuliner yang hidup hingga kini menjadi jualan utama. Hasilnya: setiap hari tidak kunjung henti wisatawan asing memenuhi Malaka.
Variasi pengembangan wisata turut berjalan mengiringi wisata sejarah. Setiap akhir pekan, sejak Jumat-Minggu, berlangsung pasar malam di Kota Tua Malaka yang berlangsung hingga pukul 02.00 dini hari. Itulah kejayaan Malaka yang dibangun Parameswara, bangsawan dari Sumatera keturunan Majapahit dan kini dijual sebagai mesin penghasil devisa.
Banten lebih kaya
Sejatinya, seluruh Provinsi Banten dapat dikemas sebagai wisata sejarah. Banten Lama dengan kisahnya yang memikat tidak kalah dengan Malaka. Benteng Spelwijk, misalnya, jauh lebih besar dari A Famosa di Malaka atau Fort Cornwallis di Penang.
Menara Masjid Agung dan Menara Masjid Pecinan Tinggi dapat menjadi situs ziarah Islam dunia atau setidaknya regional. Situs sejenis ada di Gresik, Pattani, Thailand, pada sebuah masjid tanpa atap yang kini menjadi situs ziarah regional.
Kanal-kanal Banten Lama dapat dikemas menjadi wisata air, seperti di Amsterdam, Belanda, yang menjual Prinsen Gracht, Keizer Gracht, dan Heeren Gracht yang diapit bangunan tua. Kanal yang membelah Benteng Spelwijk, Wihara Awalokiteswara, Pabean, dan pelbagai kampung Banten Lama memiliki potensi serupa.
Lepas dari Banten Lama, terdapat situs Perang Dunia II di Teluk Banten. Pada pertempuran Laut Jawa babak akhir, HMAS Perth dan USS Houston tenggelam setelah bertempur dan sempat menenggelamkan sejumlah kapal pendarat pasukan Jepang. Pada situs serupa di sekitar perairan Surabaya-Pulau Bawean, secara berkala Angkatan Laut Belanda mengadakan tabur bunga.
Namun, tidak seperti di Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, dan negara-negara Pasifik, situs Perang Dunia II ini tidak dilestarikan dan dijadikan pusat wisata sejarah yang didatangi para veteran perang, sanak-keluarga, dan wisatawan asal negara yang terlibat dalam perang besar yang mengubah wajah dunia modern. Bangkai kapal USS Arizona yang tenggelam di Hawaii menjadi situs sejarah dan pusat wisata.
Belum lagi Jalan Pos Anyer Panarukan yang dibangun saat Nusantara di bawah Perancis. Titik "0" kilometer Pulau Jawa dimulai dari Menara Mertju Suar Anjer yang bertarikh 1885. Sejarah letusan Krakatau tahun 1883 yang terkenal di seluruh dunia juga dapat dijual dengan cerita dan bumbu yang menarik. Sebagai contoh, sebuah batu karang yang terangkat dari dasar laut akibat tsunami selepas letusan Krakatau dan terdampar di tengah daratan dekat Kantor Telkom Anyer dapat dijadikan lokasi wisata tersendiri.
Ikon lain yang tak kalah penting adalah wisata alam Ujung Kulon dengan badak cula satu yang tersisa di dunia. Perairan Selat Sunda, Pantai Anyer, Masyarakat Baduy. Selain itu, ikon masyarakat Banten secara keseluruhan sebagai "museum hidup" yang melestarikan warisan sejarah dan kebesaran leluhur mereka. (Iwan Santosa, Kompas, 8 November 2007 )
Langganan:
Postingan (Atom)
